Apakah Penting Mengetahui Arti dari Sebuah Kata?

Pernahkah Anda salah mengartikan maksud dari suatu kata yang diucapkan atau dituliskan oleh orang lain? Tak sedikit orang yang suka salah menangkap arti kata yang digunakan oleh lawan bicaranya. Alhasil, banyak yang saling berselisih karena kesalahpahaman dari penggunaan kata-kata tersebut. Untuk itu, sangatlah penting untuk mengetahui arti dari kata yang digunakan sebelum menjawab atau meresponsnya.

Sebelum Itu, Memang Kata Sendiri Itu Apa Sih?

Namun, sebelum Anda mencari tahu arti kata tersebut, memang arti dari kata itu sendiri apa sih? Well, kata merupakan gabungan dari beberapa huruf yang dirangkai menjadi satu dan membentuk sebuah kesatuan dan mengandung arti atau maknanya tersendiri.

Arti dari sebuah kata sendiri bisa terbentuk terdiri dari satu makna dan bahkan lebih. Itulah mengapa banyak orang yang sering salah paham karena makna dari kata yang digunakan memiliki arti lebih dari satu.

Jenis-Jenis Kata

Sebelum mencari tahu arti dari kata yang ingin dicari, Anda juga perlu tahu jenis dari kata itu sendiri. Seperti yang kita tahu, perbedaan jenis kata dapat merubah perbedaan arti. Bila ditinjau dari tata bahasa baku, kata dibagi lagi menjadi 7 kategori, yaitu:

  • Nomina

Nomina atau kata benda bisa terdiri dari nama tempat, seseorang, atau semua jenis benda dan semua yang bisa dibendakan. Contohnya yaitu kuda, dan buku.

  • Verba

Verba atau kata kerja merupakan kata yang menyatakan suatu tindakan. Contohnya yaitu lari dan baca.

Ada 3 jenis verba yang ada dalam bahasa Indonesia, yaitu:

  1. Verba transitif. Contohnya yaitu kata membunuh.
  2. Verba kerja intransitive. Contohnya yaitu kata meninggal.
  3. Contohnya yaitu kata berumah.

 

  • Adjektiva

Adjektiva atau kata sifat merupakan kata yang menjelaskan suatu benda. Contohnya yaitu cepat dan keras.

  • Adverbia

Adverbial atau kata keterangan merupakan kata yang dapat memberikan keterangan pada kata lainnya yang bukan termasuk kata benda. Contohnya yaitu agak dan sekarang.

 

  • Pronomina

Pronomina atau kata ganti merupakan kata pengganti terhadap suatu benda. Contohnya yaitu itu dan Ia.

Kata ganti sendiri terdiri dari:

  • Kata ganti orang pertama

Untuk kata ganti orang pertama, Anda bisa menggunakan kata Aku, Kami, dan sebagainya.

  • Kata ganti orang kedua

Untuk kata ganti orang kedua, Anda bisa menggunakan kata Kamu, Anda, dan sebagainya.

  • Kata ganti orang ketiga

Untuk kata ganti orang ketiga, Anda bisa menggunakan kata Ia, Mereka, dan sebagainya.

  • Kata ganti kepunyaan

Untuk kata ganti kepunyaan, Anda bisa menggunakan kata ganti tersebut untuk menunjukkan bahwa benda itu punya seseorang. Biasanya ditunjukkan dengan imbuhan “-nya” pada akhir kata.

  • Kata ganti petunjuk

Kata ganti petunjuk dapat digunakan pada saat mengganti kata benda dengan sebutan itu, ini, dan sebagainya.

 

  • Numeralia

Numeralia atau kata bilangan merupakan kata yang dapat menyatakan jumlah suatu benda atau menunjukkan urutan dalam suatu deret. Contohnya yaitu lima, dan kelima.

Lima merupakan angka cardinal sedangkan kelima merupakan angka ordinal.

  • Kata tugas

Kata tugas merupakan jenis kata yang tidak termasuk dalam kata-kata di atas. Ada beberapa sub kelompok, seperti:

  1. Preposisi atau kata depan
  2. Konjungsi atau kata sambung
  3. Artikula atau kata sandang
  4. Interjeksi atau kata seru
  5. Partikel penegas

Alasan Seberapa Pentingnya Mengetahui Arti dari Sebuah Kata

Setelah mengetahui jenis-jenis katanya, barulah Anda mencari arti kata dari kata tersebut. Dengan begitu, Anda bisa merespons atau menjawab penggunaan kata tersebut dengan tepat,

Berikut inilah alasan mengapa penting sekali mengetahui arti dari sebuah kata:

  • Agar Tidak Salah Paham

Kesalahpahaman terjadi karena salah satu pihak lawan bicara tidak mengerti dan memahami maksud dari percakapan tersebut. Ketidakpahaman tersebut dapat terjadi apabila ada salah satu kata yang tidak dimengerti arti dan maksudnya.

Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya jika Anda meminta lawan bicara untuk menjelaskan maksud dari penggunaan kata tersebut. Apabila Anda tidak sempat menanyakan maksudnya, Anda bisa menganalisisnya dari penggunaan kata dalam kalimat tersebut. Lalu, cari arti dari penggunaan kata tersebut. Tentu saja, tujuannya untuk menghindari kesalahpahaman dalam berkomunikasi.

  • Mengerti Bagaimana Cara Menggunakan Kata Tersebut

Selain menghindari kesalahpahaman, Anda juga menjadi mengerti bagaimana cara menggunakan kata tersebut dengan bijak. Jangan sampai, kata-kata yang Anda pilih akan menimbulkan kesalahpahaman terhadap kedua belah pihak.

  • Agar Berhati-Hati dalam Memilih Kata yang Tepat

Dengan mengetahui arti dari kata tersebut, Anda juga akan lebih bijak lagi dalam memilih kata tersebut untuk digunakan. Apabila kata-kata tersebut mengandung arti yang mengandung SARA, maka Anda bisa lebih berhati-hati dalam menggunakannya.

Itulah alasan mengapa penting sekali untuk mengetahui arti kata yang tidak dimengerti ketika Anda sedang berkomunikasi dengan orang lain. Dengan mengetahui arti dan maksud dari penggunaan kata tersebut, maka tidak akan ada kesalahpahaman yang terjadi.

Kiat Untuk Menjadi Public Speaker Handal

Ketika Anda diundang dalam suatu acara dan diminta untuk jadi pengisi acara, Anda harus benar-benar menyiapkan semua materinya dengan baik. Tak hanya materi saja, Anda juga perlu menyiapkan diri Anda sebaik mungkin untuk menyampaikan materi tersebut. Di sinilah Anda harus tahu bagaimana caranya menjadi public speaker dan ada banyak cara belajar kosakota yang baik.

Apa Saja Tips-Tipsnya?

Menjadi public speaker tidaklah mudah. Bagaimana tidak? Anda dituntut untuk membawakan sebuah presentasi dengan cara yang menarik dan unik sehingga para audience dapat mengerti maksud dari apa yang Anda sampaikan.

Untuk itu, ada tips-tips yang bisa Anda lakukan untuk menjadi public speaker yang handal, yaitu:

  • Kuasai Materi

Materi merupakan hal penting ketika Anda ingin menjadi seorang public speaker. Anda harus menyiapkan materi yang menarik dan unik untuk menarik perhatian audience.

Ketika menyampaikan materi tersebut, Anda harus merebut perhatian audience agar mereka dapat mengerti dan memahami tentang hal apa yang ingin disampaikan. Untuk itu, Anda harus menyesuaikan materinya dengan rentang usia audience yang datang.

Apabila acara tersebut akan lebih banyak didatangi oleh kaum muda, cobalah untuk menggunakan bahasa yang informal atau menggunakan beberapa bahasa yang kekinian. Dengan begitu, mereka tidak akan merasa bosan dan materi yang ingin disampaikan akan tersampaikan dengan baik.

Semakin Anda menguasai materi yang ingin disampaikan, semakin berkurang kecemasan “demam panggung” yang akan terjadi nantinya. Untuk itu, kuasailah materi yang ingin disampaikan hingga Anda benar-benar menguasainya.

  • Jangan Takut Gagal

Jangan pernah merasa bahwa Anda akan gagal ketika sedang membawakan materi.. Apabila Anda sudah menguasai materi sepenuhnya, hal yang perlu Anda lakukan selanjutnya yaitu meningkatkan rasa percaya diri.

Percaya diri sangat dibutuhkan untuk tampil di depan umum. Apalagi, Anda merupakan seseorang yang harus menyampaikan suatu materi. Apabila Anda tidak percaya diri ketika menyampaikannya, maka para audience tidak akan percaya dengan apa yang Anda katakan meskipun Anda mengatakan fakta.

Ketika Anda sudah mendapatkan percaya diri dan tidak takut akan gagal, maka Anda akan menjadi lebih tegas dan meyakinkan dalam menyampaikan materi tersebut. itulah mengapa Anda harus menguasai materi terlebih dahulu sebelum tampil di depan umum.

  • Lakukan Eye Contact

Setelah itu, latihlah untuk melakukan kontak mata dengan para audience. Apabila acara tersebut dihadiri oleh banyak orang, untuk menatap mata para audience akan sangat sulit. Jadi, Anda bisa melihat mereka secara bergantian saja.

Tetapi, melihatnya jangan terlalu cepat, beri jeda waktu sekitar 15 detik untuk menatap setiap orang. Dengan begitu, kesan yang ditinggalkan lebih bermakna daripada menyapu semua pandangan secara cepat. Jadi, berhentilah sebentar ketika sedang melakukan kontak mata, lalu pindah lagi, berhenti sebentar, dan begitu pula seterusnya.

  • Sesuaikan Gesture dan Ekspresi Saat Menyampaikan Pesan

Hal lain yang perlu diperhatikan sebelum menyampaikan materi pada suatu acara yaitu mengenai gesture dan ekspresi muka. Untuk yang satu ini, Anda perlu melatihnya sendiri di rumah.

Ada beberapa orang yang memiliki kebiasaan yang berbeda-beda ketika sedang gugup. Ada yang suka menggerakkan tangan secara berlebihan, ada yang memasang ekspresi datar, ada juga yang sering mondar-mandir, tak bisa diam di tempat, dan banyak lagi.

Untuk itu, Anda harus benar-benar berlatih agar pada saat penyampaian materi, gesture dan ekspresi muka yang tidak diperlukan dapat dihindarkan. Cara berlatihnya sangatlah mudah, gunakanlah cermin untuk berlatih menyampaikan pesan ataupun merekam sesi latihan dan setelah itu mengevaluasinya.

Latihan Secara Terus-Menerus

Apabila baru pertama kali untuk mengisi suatu acara, ada baiknya jika Anda berlatih dan berlatih terus setiap ada kesempatan. Mengapa? Jika Anda berlatih terus, Anda akan menampilkan sisi terbaik yang bisa dilakukan.

Ingatlah, proses tidak akan mengkhianati hasil. Untuk itu, latihanlah terus-menerus hingga Anda benar-benar dapat menguasai materi yang ingin disampaikan. Untuk melatihnya, Anda bisa meminta orang terdekat untuk menilai apa yang kurang dari latihan tersebut.

Dengan mempersiapkan semua hal tersebut sebelum Anda mempresentasikannya, Anda akan tampil lebih percaya diri lagi. Untuk itu, giat-giatlah berlatih untuk menjadi public speaker yang handal.

Ilmu Komunikasi Itu Apa?

Berkomunikasi merupakan salah satu cara untuk menyampaikan pendapat, pesan, atau sejenisnya dari individu ke individu dan seterusnya. Itulah mengapa penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara berkomunikasi pada sesama dengan benar dan baik.

Definisi Ilmu Komunikasi

Tak hanya itu saja, dengan melakukan komunikasi yang benar, Anda dapat meningkatkan penjualan, melakukan kerja sama dengan perusahaan lain, dan sebagainya. Itulah mengapa Anda harus belajar tentang ilmu komunikasi.

Jadi, ilmu komunikasi sendiri merupakan cabang ilmu yang dapat memberikan Anda pengetahuan mengenai cara berkomunikasi yang baik dan benar. Komunikasi di sini bukanlah komunikasi skala kecil, antar individu saja, tetapi dalam skala yang lebih luas lagi.

Apa Saja yang Diajarkan dalam Pelajaran Ilmu Komunikasi?

Ketika Anda ingin mendapatkan sebuah kesepakatan, maka Anda membutuhkan komunikasi yang baik. Nah, bagaimana melakukan cara melakukan komunikasi yang baik itu yang terdapat dalam ilmu komunikasi ini.

Well, tak sedikit orang yang menganggap sepele mengenai ilmu komunikasi ini. Banyak yang menganggap bahwa ilmu komunikasi tidaklah sepenting ilmu-ilmu lainnya. Apabila Anda belajar lebih jauh mengenai ilmu komunikasi ini, secara umum, ada beberapa materi yang akan didapatkan, seperti:

  • Public Relation

Dalam ilmu komunikasi, terdapat materi Public Relation. PR sendiri merupakan manajemen khusus yang dibuat untuk membantu, membangun, serta memelihara komunikasi bersama, dukungan, pengertian, dan kerja sama antar organisasi dan publik.

Pada materi ini, Anda akan mempelajari tentang bagaimana mengetahui juga merespons opini publik, bertanggung jawab pada manajemen pelayanan minat publik, dan sebagainya.

Apabila Anda melihat struktur organisasi suatu perusahaan, Anda akan melihat divisi khusus PR atau yang biasa disebut sebagai Hubungan Masyarakat atau Humas. Jadi, Anda akan dilatih mengenai bagaimana cara berkomunikasi yang baik demi mencapai tujuan.

  • Advertising

Selain itu, ada lagi materi yang akan membahas tentang periklanan atau advertising. Anda perlu tahu bahwa suksesnya iklan dari suatu produk atau jasa bukanlah terdapat dari gambar atau video yang menarik saja.

Apabila media periklanan yang sudah dibuat sangatlah menarik, tetapi Anda tidak dapat mempengaruhi pembeli untuk membeli produk atau jasa tersebut, maka hasil penjualan tidak akan naik signifikan. Itulah mengapa Anda membutuhkan kalimat-kalimat yang dapat mempengaruhi pikiran pembeli terhadap pembelian suatu produk.

Merangkai kata atau kalimat dengan tujuan untuk periklanan tidaklah mudah. Di dalam ilmu komunikasi inilah yang akan memudahkan Anda dalam menyusun kata-kata tersebut.

  • Broadcasting

Selain itu, ada lagi nih materi ilmu komunikasi lainnya yang bisa Anda temukan yaitu broadcasting atau kegiatan penyiaran. Seperti yang kita tahu, broadcasting sendiri merupakan proses pengiriman pesan melalui satelit, komunikasi data, televisi, radio, dan jaringan lainnya untuk ke berbagai lokasi yang ada di dunia secara bersamaan.

Secara umumnya, broadcasting sendiri dapat dimaknai sebagai kegiatan siaran dan menyiarkan. Di sini, bukan hanya masalah teori saja yang akan didapatkan. Anda juga akan diberikan praktik secara langsung mulai dari praproduksi, produksi, hingga pascaproduksi.

Jadi, Anda akan mempelajari bagaimana sih caranya membuat konten yang unik, menarik, enak didengar menurut ilmu komunikasi. Dengan begitu, inti pesan yang ingin disampaikan pada orang lain dapat tersampaikan dengan baik.

Dengan mempelajari semua materi tersebut, Anda akan merasa percaya diri ketika hendak berkomunikasi dengan orang lain. Tidak ada alasan lagi atau merasa takut untuk menghindar dari menjalin komunikasi dengan orang-orang yang Anda butuhkan.

Ayo Mulai Belajar Bahasa Asing!

Ketika sedang belajar bahasa asing, pernahkah ada teman yang mengatakan “kenapa harus belajar bahasa asing? Lu ngga cinta sama bahasa sendiri?”. Memang, tak sedikit orang-orang yang beranggapan bahwa belajar bahasa asing itu tidak penting.

Memangnya Penting untuk Belajar Bahasa Asing?

Seiring berjalannya waktu, belajar bahasa asing merupakan salah satu kegiatan yang tak boleh terlewatkan. Apabila masih ada yang menganggap belajar bahasa asing itu tidak penting, Anda bisa memberi tahu alasan mengapa kita harus belajar bahasa asing.

Inilah Deretan Alasan Harus Belajar Bahasa Asing

Berikut ini, ada deretan alasan mengapa Anda harus belajar bahasa asing, yaitu:

  • Menurunkan Resiko Alzheimer dan Demensia

Dimensia dan Alzheimer merupakan penyakit-penyakit yang menyerang orang-orang yang sudah lanjut usia. Kedua penyakit tersebut bisa dibilang sangat berbahaya bagi penderitanya. Bagaimana tidak? Mereka akan kehilangan ingatan mengenai siapa diri mereka sendiri dan di mana mereka tinggal.

Untuk mencegah kedua penyakit tersebut pada saat tua nanti, dengan belajar bahasa asing inilah pilihannya. Salah satu manfaat ketika Anda menjadi seorang bilingual atau multingual yaitu berkurangnya risiko terkena kedua penyakit tersebut.

Sudah ada studi yang menunjukkan bahwa orang-orang bilingual dapat memperlambat dimensia selama 4,1 tahun dan  5,1 tahun untuk memperlambat penyakit Alzheimer.

Kok bisa? Hal ini disebabkan karena memiliki kemampuan bahasa lain selain bahasa ibu dapat menguatkan otak dan membantunya agar tahan terhadap berbagai macam penyakit.

  • Mempertajam Wawasan dan Pikiran

Seperti yang kita ketahui, bahasa merupakan salah satu budaya dari suatu tempat. Setiap bahasa mencerminkan kebudayaannya masing-masing. Itulah mengapa di saat Anda mempelajari suatu bahasa, secara tidak langsung Anda juga akan mempelajari budaya yang melekat pada bahasa tersebut.

Pastinya, pengetahuan dan wawasan Anda akan bertambah dan menjadi sangat luas. Terutama pengetahuan yang sering digunakan dalam berbahasa.

  • Memperluas Pilihan dan Kesempatan

Apabila Anda sudah menguasai satu bahasa asing, tentunya pilihan dan kesempatan yang di depan mata akan sangat luas. Di era globalisasi ini, memiliki kemampuan lebih dari satu bahasa sangatlah dihargai oleh siapa pun.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan karier yang lebih luas ataupun mengembangkan bisnis ke skala internasional. Jadi, Anda bisa dengan bebas memilih ingin bekerja di bidang mana dengan pilihan pekerjaan yang lebih luas.

  • Menghargai Budaya Setempat

Ketika Anda pergi ke daerah yang di mana bahasa asing tersebut digunakan, Anda akan lebih menghargai budaya setempat. Tak ada salahnya juga kan untuk mempelajari bahasa setempat sebelum pergi berlibur? Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan interaksi langsung dan belajar bahasa lebih cepat karena dipraktikkan langsung.

  • Memudahkan Anda Untuk Melanjutkan Jenjang Pendidikan di Luar Negeri

Tak hanya memperluas kesempatan untuk mendapatkan karier yang bagus, Anda juga mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di luar negeri.

Sekarang ini, Anda bisa mencari beasiswa untuk belajar di universitas-universitas di luar negeri yang bisa dipilih. Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan kemampuan berbahasa serta jurusan apa yang relevan dengan yang Anda jalani saat ini. Apabila Anda mampu untuk mengambil jurusan yang berbeda, ambil saja kesempatan untuk kuliah di luar negeri tersebut.

Dengan begitu, Anda tidak akan merasa ragu untuk belajar bahasa asing. Well, bahasa asing bukan hanya bahasa Inggris saja ya, tetapi juga termasuk bahasa lain yang ada di belahan dunia ini.

Cara Belajar Kosakata Bahasa Asing yang Efektif

Apakah Anda sedang belajar bahasa asing? Belajar bahasa asing merupakan salah satu cara untuk memperluas wawasan dan pengetahuan tentang bahasa tersebut. Pada saat Anda mulai belajar, hal pertama yang perlu dilakukan yaitu menghafal kosakatanya terlebih dahulu.

Memang, Bagaimana Caranya?

Tak sedikit orang yang mengalami kesusahan dalam menghafal kosakata bahasa tersebut. Untuk mempermudah Anda dalam belajar bahasa asing, ada nih cara belajar yang lebih efektif untuk menguasai kosa kata bahasa asing.

Ingin tahu bagaimana caranya? Berikut ini adalah cara yang bisa diterpakan dalam belajar bahasa asing:

  • Gunakanlah Teknik Memori

Cara yang satu ini merupakan salah satu cara yang paling populer untuk mengingat kosakata suatu bahasa. Cara yang satu ini merupakan cara penghafalan kosakata rumit yang dapat diasosiasikan untuk membuat akronim pada kosakata yang ingin dipilih.

Memang, pada awal melakukannya, Anda akan merasakan kesulitan. Apabila Anda mengerjakannya secara konsisten, maka semuanya akan terasa lebih mudah. Cobalah untuk menciptakan hal-hal yang kreatif dengan menghubungkan berbagai macam kosakata yang paling sering digunakan. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah mengingat kosakata sulit.

  • Ciptakanlah Susana Lingkungan yang Mendukung

Pernahkah Anda mendengar bahwa belajar suatu bahasa akan lebih efektif apabila berada di kota yang menggunakan bahasa tersebut? Ya, memang cara yang lebih efektif untuk mempelajari sebuah bahasa dengan segudang kosakatanya berjalan lebih efektif apabila berada di kota kelahiran bahasa tersebut.

Untuk itu, Anda harus menciptakan suasana lingkungan yang seperti ini. Tak perlu repot-repot ke luar negeri untuk menguasai bahasa asing. Anda juga bisa membuat lingkungan sekitar seperti itu.

Contohnya, Anda bisa menempelkan kosakata pada benda-benda yang ada di sekitar rumah. Tak hanya benda-bendanya saja, Anda juga bisa menempelkan kata-kata perintah pada setiap ruangan. Misal, Anda bisa menuliskan kata “turn off” atau “turn on” untuk stop kontak lampu, dan seterusnya.

Dengan menciptakan suasana yang seperti itu, maka Anda akan lebih semangat lagi dalam belajar bahasa asing dengan menyenangkan.

  • Belajarlah Menempatkan Kosakata Dalam Konteks

Akan lebih efektif untuk menghafal kosakata dengan menempatkan kata-kata tersebut ke dalam suatu konteks. Artinya, Anda harus mencoba bagaimana cara menggunakan kata-kata tersebut dalam sebuah kalimat.

Anda bisa menciptakan kalimat-kalimat unik yang dapat mempermudah Anda dalam menguasai bahasa asing tersebut. Contohnya, apabila Anda menyukai film tertentu, cobalah untuk memasukkan kata tersebut dalam suatu film atau menggunakan tokoh film untuk subjeknya. Jadi, Anda bisa belajar bahasa dengan suatu hal yang membuat Anda merasa lebih semangat ketika membahasnya.

  • Belajarlah dari Media-Media Sekitar

Terdapat berbagai macam media yang bisa dimanfaatkan untuk menambah kosakata baru, seperti media cetak seperti buku, podcasts, dan lain-lain; media online seperti streaming TV, cari melalui aplikasi video; dan beragam media lainnya.

Untuk menggunakan salah satu media yang tepat sebagai sarana mendapatkan kosakata baru, Anda bisa menyesuaikannya dengan cara belajar masing-masing. Setiap orang memiliki metode belajar masing-masing. Ada yang lebih efektif menggunakan video sebagai medianya, ada yang lebih efektif dengan membaca suatu buku, dan semacamnya.

Apabila Anda tidak terlalu suka dengan membaca buku, jangan paksakan untuk membaca buku dengan bahasa yang sedang dipelajari. Bukannya menambah kosakata baru, malah membuat Anda lebih enggan dan malas untuk belajar lagi. Jadi, pilih saja salah satu media yang paling Anda sukai.

  • Belajarlah Dengan Interaktif

Tak hanya memanfaatkan media saja, begitu Anda mendapatkan kosakata baru, catat dan lafalkanlah. Anda bisa mencari tahu bagaimana cara kosakata tersebut dilafalkan, lalu lakukanlah dengan suara yang lantang.

Selain melafalkannya, Anda juga bisa menulis ulang kosakata tersebut dan cobalah untuk menerapkannya dalam kalimat. Dengan begitu, Anda bisa tahu bagaimana cara menggunakan kosakata dalam sebuah kalimat termasuk cara pelafalannya.

  • Buatlah Daftar Kosakata yang Berguna

Ketika sedang belajar bahasa baru, ada baiknya jika Anda mengelompokkan terlebih dahulu mengenai kosakata yang akan dihafalkan. Anda bisa membuat sebuah daftar untuk membantunya.

Buatlah daftar kosakata dari yang penting hingga yang tak penting. Di sini, Anda bisa menyesuaikannya dengan frekuensi seberapa sering kata tersebut digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya, pada awal penghafalan kosakata, Anda bisa menempatkan kosakata untuk mengucapkan salam di daftar paling atas. Anda bisa menulis ucapan salam apa saja yang biasa digunakan mulai dari ucapan salam yang sering digunakan hingga yang jarang digunakan, dan begitu pula seterusnya.

Dengan begitu, Anda bisa belajar kosakata baru penting pada awal pembelajaran dan berlanjut terus hingga Anda menguasai bahasa tersebut.

Mudah Bukan Belajar Kosa Kata Bahasa Asing

Itulah beberapa cara yang bisa Anda terapkan dalam mempelajari kosakata bahasa asing. Dengan begitu, Anda bisa mempelajari bahasa asing tersebut dengan cara yang lebih efektif dan efisien.

Ingin Menjadi Seorang Presenter Profesional?

Ada beragam pilihan pekerjaan yang bisa Anda pilih dan salah satunya yaitu presenter. Banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi presenter, entah itu presenter biasa bahkan presenter untuk suatu acara di TV.

Tips Belajar Berbicara Menjadi Presenter

Tak masalah bila Anda ingin menjadi presenter, asalkan Anda harus mau belajar untuk menjadi seorang presenter profesional. Anda perlu tahu bahwa menjadi seorang presenter tidak semudah yang Anda bayangkan. Anda harus benar-benar menguasai materi dan memilih padanan kata yang tepat untuk diucapkan kita harus mengetahui ilmu komunikasi juga.

Untuk itu, sebelum terjun langsung dalam pekerjaan yang satu ini, Anda juga bisa belajarnya sendiri di rumah. Caranya?

  • Latihan Berbicara

Kenapa hal pertama yang harus dilatih untuk menjadi presenter adalah latihan berbicara? Bukankah berbicara itu sangatlah mudah? Ya, memang untuk berbicara dengan percakapan sehari-hari sangatlah mudah. Ingat ya, Anda akan membawakan sebuah acara nantinya.

Seperti yang kita ketahui, berbicara untuk menjadi pembawa acara atau presenter memiliki perbedaannya dengan berbicara biasa. Latihlah berbicara dengan artikulasi yang jelas, tidak terlalu cepat ataupun terlalu lambat.

Berilah intonasi yang tepat sesuai dengan konten acara yang dibawakan. Contoh, apabila Anda membawakan acara untuk anak-anak, cobalah untuk membuat suasana lebih meriah dan diisi dengan suara yang ceria.

Untuk mengetahui apakah latihan berbicara ini sukses atau tidak. Cobalah untuk merekam suara Anda sambil membaca teks juga tak masalah. Setelah itu, barulah Anda evaluasi sendiri, apakah suara Anda sudah enak didengar oleh audience atau Anda bisa minta tolong pada teman dekat atau keluarga untuk mengevaluasi rekaman tersebut.

  • Biasakanlah Teknik Berbicara dalam Kehidupan Sehari-Hari

Setelah latihan berbicara selesai dan sudah dapat cara berbicara yang baik sebagai presenter, maka Anda bisa menerapkan teknik berbicara tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pastilah setiap hari kita berbicara dengan orang-orang di sekitar, di sinilah Anda bisa mulai membiasakan mengobrol dengan artikulasi yang jelas.

Apabila Anda terbiasa berbicara dengan cepat dan pelafalan yang tidak jelas, maka Anda harus berlatih setiap hari. Dengan berlatih setiap hari, maka Anda akan menjadi terbiasa dalam mengucapkan kalimat yang jelas beserta intonasi yang tepat.

  • Latihan Di depan Kaca

Untuk memupuk rasa percaya diri, cobalah sesekali berlatih presenting di depan kaca. Dengan begini, Anda bisa tahu bagaimana gesture tubuh dan mimik muka ketika Anda sedang membawakan sebuah acara.

Terkadang, ketika sedang berbicara, ada hal-hal yang tidak disadari mengenai gerakan tangan terlalu sering, memiliki ekspresi muka datar dan sebagainya. Dengan begitu, Anda bisa tahu apa yang tidak boleh dan apa yang harus Anda lakukan saat membawa acara nanti.

  • Melakukan Kontak Mata

Ketika membawa suatu acara, jangan lupa untuk melakukan kontak mata dengan para audience. Mereka akan lebih menghargai dan mendengar pembawa acara yang dapat melakukan kontak mata langsung. Untuk itu, melakukan kontak mata dengan para audience memanglah hal wajib.

Untuk melatihnya, Anda bisa berlatih dengan cara mengobrol dengan teman. Tataplah matanya sebentar saat sedang berbicara. Namun, perlu Anda ketahui bahwa menatap mata lawan bicara secara terus-menerus akan memberikan bahwa Anda sedang mengintimidasi lawan. Untuk itu, tataplah sekitar 15 detik saja, lalu Anda bisa berpaling untuk menatap mata yang lain.

Wujudkan Impian Menjadi Presenter Sekarang

Dengan mempelajari cara berbicara menjadi presenter, Anda akan mendapatkan nilai plus ketika sudah tiba saatnya untuk terjun dalam dunia presenter tersebut.